Newsrooms

Panorama (PANR) catat pertumbuhan laba usaha 114% pada kuartal-3 2019

Jakarta, 29 November 2019. Perlambatan ekonomi dunia masih membayang sepanjang tahun 2019. Faktor-faktor yang menjadikan perlambatan antara lain kebuntuan Brexit yang mengakibatkan situasi wait and see di kawasan Uni Eropa, sementara perang dagang AS-Cina juga memberi dampak bagi negara-negara yang memiliki neraca perdagangan dengan kedua negara tersebut. Beberapa negara di ASEAN termasuk Indonesia sedikit banyak terdampak dari situasi global, namun demikian ekonomi Indonesia masih tumbuh di angka 5,1%. Secara umum pertumbuhan ditopang oleh daya beli yang besar dari pasar domestik sehingga konsumsi rumah tangga masih terjaga, hanya terjadi pengetatan atas konsumsi sekunder dan tersier. ![text](http://localhost:1337/uploads/3fd358cbc74f4b4aacaca84a81124991.png) Daya beli kelas menengah terindikasi masih cukup tinggi dilihat dari penjualan paket wisata yang ditawarkan Panorama (PANR), baik paket wisata mancanegara maupun wisata nusantara. Paket-paket domestik overland menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 78% atau setidaknya hampir 50 ribu wisnus ditangani ke beragam destinasi di Indonesia. Hal ini ditengarai karena kenaikan harga tiket domestik serta rampungnya ruas tol Trans Jawa. Sepanjang tahun 2019 hingga kuartal ke-3, Panorama (PANR) membukukan pertumbuhan laba usaha sebesar 114%. Kinerja positif ini merupakan kerja keras Perseroan dalam melakukan kontrol terhadap biaya operasional yang berhasil turun sebanyak 33%. “Kami akan terus melakukan optimalisasi peluang dan sumber yang ada, dengan memaksimalkan sistem ICT yang kami telah bangun agar tercapai produktifitas yang bertumbuh secara efisien” ungkap Angreta Chandra, Direktur Perseroan saat acara Paparan Publik berlangsung tanggal 29 November 2019 di Jakarta. Angreta menambahkan bahwa manajemen saat ini selektif dalam memilih event, pameran, atau promosi yang tepat sesuai pasar dan produk yang ditawarkan, dengan kecermatan ini Panorama (PANR) dapat mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Panorama (PANR) melalui lini usaha Inbound yang mendatangkan wisman terus mengembangkan sayap operasi usahanya ke Asia Tenggara, dimana pada bulan Juli lalu membuka kantor operasional di Vietnam dan di tahun lalu telah membuka kantor operasional di Malaysia. Sementara lini usaha Travel & Leisure terus berfokus pada penjualan paket wisata outbound dan domestik, layanan perjalanan bagi perusahaan (corporate travel), dan layanan perjalanan insentif bagi perusahaan (corporate incentive management). Pada lini usaha Media, Perseroan tahun ini memiliki 10 pameran besar salah satunya Indonesia Maternity & Baby Expo yang sedang berlangsung hari ini (29/11) hingga Minggu (1/12) di JCC Senayan Jakarta. Dan terakhir pada lini usaha Transportasi melalui merk White Horse, perseroan melakukan kerjasama dengan banyak korporasi, sekolah, ataupun menjual produk open-trip yang saat ini digandrungi generasi millennial dengan merk Explorer. Dalam kesempatan Paparan Publik 2019, Perseroan juga meluncurkan tampilan baru website perseroan dengan informasi yang lebih komplit atas aktifitas usaha perseroan. “Kami senantiasa ingin memberikan gambaran terkini atas kinerja perseroan kepada stakeholders sesuai standar Good Corporate Governance” imbuh Anastasia Xenia, Sekretaris Perseroan. Website dapat diakses melalui www.panorama-sentrawisata.com Tentang PT Panorama Sentrawisata Tbk PT Panorama Sentrawisata Tbk (IDX: PANR) didirikan pada tahun 2001, adalah sebuah perusahaan publik di Indonesia yang berfokus untuk meningkatkan industri pariwisata Indonesia dan merupakan perusahaan induk dari 32 anak perusahaan, di antaranya adalah joint-venture dengan mitra strategis global bergengsi. Didukung oleh 4 pilar bisnis: Destination Management (Inbound Tours); Travel & Leisure; Media (Convention and Exhibition Organizer, Publication); dan Land Transportation, PANR merupakan perusahaan pariwisata paling terdepan di Indonesia. www.panorama-sentrawisata.com