PANORAMA (PANR) BUKUKAN PENDAPATAN SEBESAR RP 995 MILIAR PADA KUARTAL I TAHUN 2016

  • PANR berhasil meningkatkan Gross Profit Margin dari 22,1% pada Q1 2015 menjadi 24,7% pada Q1 2016
  • PANR berhasil meningkatkan perolehan Laba Bersih sebesar 47,4% pada Q1 2016 dibanding Q1 2015
  • Perolehan Pendapatan terbesar berasal dari Pilar Inbound, Pilar Travel & Leisure termasuk penjualan paket wisata, tiket pesawat dan voucher hotel yang mengandalkan penggunaan teknologi informasi digital
  • Peningkatan pendapatan bersih perseroan sebesar 12,8% pada Q1 2016 dibanding Q1 2015
  • PANR menargetkan pertumbuhan diatas 40% pada tahun 2016

Jakarta, 9 Mei 2016 –  PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) sebagai perusahaan pariwisata paling terintegrasi di Indonesia berhasil memperoleh pendapatan pada Kuartal I 2016 sebesar Rp. 995 miliar, tahun lalu PANR memperoleh Rp. 615 miliar pada kuartal I 2015.
Pendapatan pada kuartal I 2016 ini juga berimbas pada kenaikan Gross Profit Margin menjadi sebesar 24,7% ketimbang periode yang sama tahun lalu yang hanya di angka 22,1%. Sementara itu juga terjadi peningkatan laba bersih sebesar 47,4% dibanding periode yang sama tahun lalu.  Laba per saham Q1 2016 menjadi Rp. 40,61 (annualized) dibandingkan dengan laba per saham periode Q1 2015 (annualized) yang hanya Rp. 27,55.
Perolehan pendapatan dan peningkatan laba per saham di kuartal I 2016 ini merupakan pencapaian yang tertinggi bagi perseroan. Tahun 2016 ini PANR menargetkan pertumbuhan diatas 40%.
Perolehan pendapatan ini dipengaruhi oleh kontribusi unit-unit usaha dibawah perseroan antara lain disebabkan :

  • Peningkatan penjualan dari pilar inbound sebesar 60% lebih yang dipengaruhi oleh momentum pariwisata seperti penambahan jumlah negara bebas visa, gencarnya promosi Wonderful Indonesia diluar negeri, pengembangan dan intensifikasi pasar inbound di Eropa Tengah, Skandinavia, Asia Tengah dan ASEAN
  • Akuisisi PT Buaya Travel Indonesia, sebuah perusahaan inbound yang mendatangkan wisatawan mancanegara asal Eropa, Amerika dan India, yang ikut menopang peningkatan penjualan di pilar inbound
  • Pengkonsolidasian PT Raja Kamar Internasional (MG Group)  yang menjual voucher hotel secara online maupun off line
  • Penjualan paket wisata dan tiket penerbangan
  • Perluasan jaringan distribusi online berbasis digital; maupun offline seperti melakukan atau mengikuti pameran travel dan membuka cabang.
  • Pemakaian teknologi informasi digital dalam rangka efisiensi dan efektifitas operasional perseroan yang berujung pada penurunan biaya operasional.

Dengan perolehan pendapatan pada kuartal I 2016 ini mendorong kenaikan pendapatan bersih sebesar 12,8% dibanding kuartal yang sama pada tahun 2015.

“Pencapaian di kuartal pertama ini menunjukkan hasil awal dari ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan distribusi baik secara on-line berbasis teknologi informasi maupun off-line serta kerja cerdas semua elemen di Panorama dalam menangkap momentum pertumbuhan pariwisata Indonesia. Kedepannya, kami akan terus menjadikan Panorama sebagai perusahaan jasa pariwisata dan pelayanan yang berbasiskan teknologi” ujar Budi Tirtawisata, Direktur Utama Perseroan. (SDW)

Download >>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP