PANORAMA TARGETKAN 40 PERSEN KENAIKAN PENJUALAN DI 2016

IKHTISAR:

  • Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan (gross revenue) diatas 40% pada tahun 2016 dengan berfokus pada peningkatan kerja di semua Pilar
  • Akuisisi PT Buaya Travel Indonesia, sebuah perusahaan inbound yang mendatangkan wisatawan mancanegara asal Eropa, Amerika dan India, ditargetkan menyumbang kenaikan sebesar 30% bagi pilar Inbound
  • Belanja CAPEX tidak lebih dari Rp 50 milliar dengan berfokus pada pengembangan teknologi serta pengadaan dan peremajaan angkutan pariwisata yang mendukung pilar inbound
  • Tahun ini Perseroan membagikan dividen sebesar 10% dari laba tahun 2015
  • PANR membukukan angka penjualan (gross revenue) dari Januari-April 2016 sebesar Rp 1,4 triliun, naik 41,6% dibanding angka penjualan Januari-April 2015

Jakarta, 23 Juni 2016 – Iklim usaha selama tahun 2015 cenderung mengalami tekanan, PT Panorama Sentrawisata Tbk sigap hadapi tantangan bisnis sepanjang 2015 melalui fokus yang semakin terarah dibidang pariwisata yang terintegrasi.

Budi Tirtawisata selaku Direktur Utama Perseroan menyatakan, “Tahun ini Perseroan akan fokus pada pertumbuhan seluruh pilar-pilar usaha sambil terus menangkap momentum pariwisata nasional serta meningkatkan kapabilitas melalui penguatan di bidang teknologi” ungkapnya.

HASIL JANUARI – APRIL 2016

Sampai dengan akhir April 2016 terjadi total penjualan (gross revenue) Perseroan sebesar Rp 1,4 triliun, meningkat 41,6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Kontributor utama adalah pilar Travel & Leisure yang sepanjang Januari-April menyumbangkan sebesar 90% dari penjualan sementara periode yang sama tahun lalu mencatatkan sumbangsih sebesar 91%. Perseroan akan tetap fokus di semua Pilar usahanya dengan mengintegrasikan masing-masing pilar untuk mencapai target pertumbuhan diatas 40%.

Peningkatan penjualan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor:

  • Akuisisi perusahaan travel inbound PT Buaya Travel Indonesia atau Asia World Indonesia yang mendatangkan wisatawan asal Eropa, Amerika, dan India
  • Peningkatan permintaan voucher hotel sebesar 42,7% dibanding periode yang sama tahun lalu sebagai hasil dari konsolidasi PT Raja Kamar Internasional yang bergerak dibidang penjualan voucher hotel
  • Memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk efisiensi dan efektifitas kinerja perseroan
  • Perluasan jaringan distribusi online berbasis digital dan e-commerce; maupun offline seperti melakukan/mengikuti pameran travel dan membuka cabang.

Di Pilar hospitality, perseroan berhasil meningkatkan penjualan sebesar 36% pada periode Januari – April 2016 dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan atas hotel dengan brand The 1O1 Yogyakarta Tugu ini dikarenakan occupancy rate yang tinggi yaitu diatas 80%.

Sementara Pilar Media akan fokus pada penyelenggaraan event yang secara khusus untuk PCO (Professional Congress Organizer) dimana kontribusi penjualan atas event yang semakin besar yaitu mencapai 64% atas penjualan pilar Media pada periode Januari – April 2016 dibandingkan dengan periode yang sama tahun yang lalu yang menyumbangkan sebesar 53% atas penjualan pilar Media. Salah satu merek usaha di bawah pilar media, Reed Panorama Exhibition (RPE) – Perusahaan Asosiasi, berfokus pada penyelenggaraan pameran dengan total 9 pameran di Jakarta dan 1 pameran di Surabaya.

LANGKAH STRATEGIS PERSEROAN TAHUN 2016 – 2017

Perseroan juga memiliki langkah strategis hingga tahun 2017, antara lain:

  • Untuk  memperkuat struktur permodalan melalui revaluasi asset, penjajakan kerjasama dengan mitra aliansi strategis, dan menjajaki peluang Right-Issues dalam 12 bulan kedepan dengan nilai Rp 300 miliar hingga Rp 500 miliar
  • Untuk mengembangkan jaringan operasional dan akses pasar untuk menangkap pertumbuhan pasar domestik di Indonesia
  • Untuk memperkuat dan memperluas bisnis MICE dengan  mendatangkan dan membuat pameran baru

Download >>

Download >>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP